Skip to main content

Komisi I: Permintaan Anggaran Dari Kementerian

Sekretaris Kabinet Dipo Alam melaporkan tiga kementerian yang diduga melakukan kongkalikong anggaran. Dikabarkan salah satu yang dilaporkan adalah Kementerian Pertahanan.

Sebagai mitra kerja Kemenhan, Komisi I DPR RI pun mengaku terkena imbas dugaan kongkalikong. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Agus Gumiwang Kartasasmita
mengatakan semua yang berkaitan dengan anggaran dibahas oleh kedua belah pihak.

“Dibahas antara DPR dan pemerintah sebagai mitra. Di Komisi I, biasanya anggaran baru bisa disetujui dan disahkan apabila sudah ada kesepakatan antara Komisi I dan mitra dari pemerintah, termasuk Kemenhan,” kata Agus.

Agus mengatakan apa yang disepakati kemudian disetujui tersebut selalu berdasarkan permintaan dari kementerian “Dalam hal ini Unit Organisasi, artinya bottom up,” katanya.

Ia mengatakan pembahasan anggaran dalam di Komisi I begitu kritis dan objective dalam hal pembelanjaan termasuk alutsista (alat utama sistem persenjataan).

Agus mengungkapkan rapat di Komisi I
dengan pemerintah dalam membahas pembelian alutsista yang berdampak pada pemenuhan anggaran, baik itu dalam kerangka APBN, APBNP ataupun kredit export,  selama ini dilakukan secara terbuka .”Bahkan selalu diliput luas oleh teman-teman pers,” tuturnya.

Agus menuturkan pihaknya tidak tahu apakah ada kongkalikong yang dilakukan oleh siapapun berkaitan dengan pembahasan anggaran yang ada di Komisi I.  Selain itu, katanya, Komisi I sangat mendukung upaya dari Dipo Alam dalam melakukan pembenahan dalam rangka perang terhada korupsi dan efisiensi keuangan negara. “Komisi I berharap pembenahan ini dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif,” ujarnya.

Komisi I, lanjut Agus, tidak pernah memperbolehkan  kongkalikong yang dilakukan oleh siapapun berkaitan dengan pembahasan anggaran yang ada di Komisi I. “Buktinya adalah sejak awal Komisi I selalu mendorong pembelian alutsista tanpa ada peranan perantara atau pihak ketiga, dan ini bisa kita capai pada pembelian Tank Leopard yang tidak melibatkan rekanan sama sekali,” ungkapnya.

Mengenai  produsen, Agus menutukan biasanya Komisi I tidak terlalu ikut campur karena pemerintah yang lebih tahu. Kecuali ada hal-hal yang luar biasa.

“Kita hanya menyetujui jenis barang yang mau dibeli,” ujarnya.

Ia mencontohkan apabila pemerintah perlu membeli komputer, kemudian melalui pembahasan yang dalam dan disetujui spesifikasinya, maka Komisi I tidak lagi turut campur mengenai pembelian komputer tersebut. “Bisa saja pemerintah beli Apple, Acer, Samsung atau yang lainnya,” katanya.

Comments

Popular posts from this blog

PNS dan Kepala Desa Ikut Kampanye Pemilu Kepala Daerah Jawa Barat

Sejumlah pegawai negeri sipil dan kepala desa diketahui turut berkampanye untuk calon gubernur tertentu dalam Pemilu Kepala Daerah Jawa Barat. Tindakan itu tergolong pelanggaran yang nantinya dikenai sanksi. ”Saya mendapat laporan empat kasus, yakni seorang PNS di Kuningan yang mengikuti kegiatan kampanye calon gubernur Dede Yusuf. Lalu, dua kepala desa ada yang turut berkampanye untuk calon gubernur Ahmad Heryawan serta seorang PNS lainnya kedapatan berkampanye menggunakan sepeda motor dinas,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu Jawa Barat Ihat Subihat di Bandung. Menurut Ihat, Rabu ini pihaknya akan memantau sebab dimungkinkan kasus serupa banyak terjadi di daerah lain. PNS yang terlibat berkampanye dapat dipidana. Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. ”Netralitas PNS sebuah keniscayaan. Dia tidak boleh be...

Jam Kerja PNS di Kalimantan Barat Digeser

Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH menggeser jam kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Kalbar. Jam kerja digeser dari pukul 07.00 menjadi 07.30 WIB. “Hal ini guna meningkatkan kinerja dan kedisiplinan PNS di lingkungan Pemprov Kalbar. Mulai dari jam masuk dan pulang kerja serta berpakaian, telah ditetapkan Peraturan Gubernur Kalbar No 1 Tahun 2013 tanggal 21 Januari 2013, tentang Ketentuan Hari dan Jam Kerja bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Kalbar Drs Numsuan Madsun MT di ruang kerjanya. Menurutnya, pergub tentang ketentuan jam kerja ini selain mengacu pada Permendagri terbaru mengenai peraturan jam kerja juga mengakomodasi kepentingan PNS yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta tuntutan perkembangan yang ada saat ini. Adapun ketentuan hari dan jam kerja tersebut untuk hari Senin sampai dengan Kamis masuk kerja dimulai pukul 07.30 WIB, diselingi jam istirahat pada pukul 12.00...

Stop Moratorium Penerimaan CPNS Untuk Tahun 2013

Kabar baik bagi peminat kerja pegawai negeri sipil (PNS). Mulai tahun ini pemerintah menyetop program penghentian sementara (moratorium) penerimaan CPNS baru. Alasan pemerintah moratorium yang sudah berjalan pada 2011 dan 2012 telah efektif mengerem laju pertumbuhan abdi negara baru. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Azwar Abubakar mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan berkonsultasi dengan Wakil Presiden Boediono untuk kepentingan pelaksanaan tes CPNS baru 2013. “Termasuk konsultasi berapa kebutuhan CPNS baru yang akan direkrut tahun ini. Analisa kita sudah hampir matang,” tandasnya di kantor BKN, Cawang, Jakarta. Diperkirakan urusan teknis rekrutmen CPNS baru 2013 akan ditetapkan pemerintah pekan depan. Menteri yang juga kader Partai Amanat Nasional (PAN) itu menuturkan, secara prinsip program moratorium yang berjalan pada 2011 dan 2012 telah menghasilkan dampak yang positif. Selain berhasil menekan laju pertumbuhan CPNS, Azwar mengataka...